Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Lombok Timur: H. Fauzan Khalid Tekankan Pendidikan sebagai Pilar Kebangsaan!

 Lombok Timur, 9 Mei 2026 – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid, menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Lombok Timur pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini secara khusus menyasar para pendidik dan tenaga kependidikan dengan menghadirkan peserta dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Negeri se-Lombok Timur.

Dalam sambutannya, H. Fauzan Khalid menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, sekolah dan para guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Bapak dan Ibu guru memiliki peran strategis. Tidak hanya mengajar pelajaran akademik, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air dan pemahaman tentang ideologi bangsa. Pendidikan adalah fondasi utama agar Empat Pilar benar-benar hidup di tengah masyarakat," ujar H. Fauzan di hadapan puluhan peserta yang hadir.

Lebih lanjut, anggota Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dan otonomi daerah ini menyampaikan pesan khusus yang ditujukan kepada para siswa melalui peran para guru. Ia mengajak agar para siswa mulai melek politik dan meningkatkan literasi politik sejak dini. Namun, ia mengingatkan bahwa melek politik bukan berarti terlibat dalam praktik politik praktis yang belum sesuai usia, melainkan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta mengenali sistem pemerintahan dan proses demokrasi.

"Para siswa harus cerdas secara politik. Artinya, mereka tahu siapa pemimpinnya, bagaimana kebijakan publik dibuat, dan bagaimana menyuarakan aspirasi dengan benar. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton atau justru menjadi korban dari informasi yang salah," tegasnya.

Pesan krusial lain yang disampaikan H. Fauzan adalah agar para siswa tidak mudah diadu domba dan tidak mudah mempercayai berita bohong atau hoax. Di era digital saat ini, menurutnya, ancaman perpecahan sering kali datang dari penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab, termasuk isu-isu SARA yang dapat memecah belah persatuan.

 "Sampaikan kepada anak didik kita: jangan gampang ikut-ikutan, jangan gampang share berita sebelum dicek kebenarannya. Hoax dan provokasi adalah musuh bersama. Dengan literasi politik yang baik, siswa akan mampu memfilter informasi dan tidak terpecah belah oleh kepentingan pihak-pihak tertentu," pesannya.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh para peserta. Para pengurus MKKS SMA Lombok Timur yang hadir mewakili rekan-rekannya mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara DPR RI dan dunia pendidikan terus ditingkatkan, terutama dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter kebangsaan.

"Kami merasa sangat terbantu dengan sosialisasi ini. Ilmu yang disampaikan Pak Fauzan akan kami teruskan kepada seluruh guru dan siswa di sekolah masing-masing. Pendidikan karakter dan literasi politik memang harus menjadi prioritas," ujar salah satu peserta.

Di akhir acara, H. Fauzan Khalid berharap para kepala sekolah dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai Empat Pilar di lingkungan pendidikan. "Dengan guru yang kuat, siswa akan kuat. Dengan siswa yang kuat, bangsa akan kuat. Mari kita jaga persatuan dan tanamkan kebangsaan sejak bangku sekolah," pungkasnya.

Share:

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Fauzan Khalid: Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Yang Terbaik !

Lombok tengah - Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid, menyatakan, sistem pendidikan pondok pesantren (ponpes) merupakan sistem pendidikan yang terbaik. Sistem pendidikan di asrama pondok pesantren memiliki karakter khas, kekeluargaan, inklusif (terbuka) dan tidak paternalistik “Hubungan santri dan ustaz (kiai) dekat, memiliki ikatan persaudaraan (ukhuwah) yang kuat, termasuk dengan sesama santri. Pondok tempat bertemunya santri dari berbagai latar belakang etnis, sosial, mengajarkan toleransi dan tidak diskriminasi,” kata Fauzan saat memberi sambutan pada pembukaan majelis taklim di Desa Batu Jangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahad (03/05/2026).
Menurut Fauzan, Anggota Komisi II DPR RI dari dapi NTB II Pulau Lombok, kehidupan di pondok pesantren didasarkan pada prinsip persaudaraan dan persamaan. Santri terbiasa saling membantu dan sangat menghargai perbedaan. Pengawasan selama 24 jam di asrama oleh ustaz, lanjut Fauzan, menekankan kemandirian, kesederhanaan, disiplin tinggi, dan tata krama atau adab. Karena itu, ponpes mampu mencetak santri dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman ilmu agama, dan kehalusan akhlak. “Selama menimba ilmu di ponpes, santri mendapatkan keseimbangan ilmu dunia dan akhirat. Karena itu, santri jangan merasa rendah diri karena bersekolah di ponpes,” jelasnya. Banyak para ahli menilai sistem pendidikan di ponpes, kata Fauzan, merupakan yang terbaik dan menjadi contoh pelaksanaan pendidikan. Contohnya, home schooling mengadopsi konsep pendidikan yang diterapkan ponpes. Dihadapan jamaah majelis taklim Yayasan Ponpes Nurul Qur’an Wal Ahkam, Fauzan, Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024), minta agar orangtua tidak ragu menyekolahkan anak dengan alasan apa pun, termasuk alasan ketidakmampuan ekonomi. Orangtua harus bertekad menyekolahkan anak sebagai fondasi bagi masa depan anak. Menurut Fauzan, pendidikan merupakan sarana pengembangan karakter, keterampilan kognitif, dan kemampuan sosial. Melalui sekolah, anak didik memperoleh pengetahuan, kemandirian, nilai moral, dan kejujuran yang membentuk kepribadian positif menghadapi masa depan. “Sekali lagi, jangan ragu menyekolahkan anak. Jangan keluar kata-kata, saya tidak mampu menyekolahkan anak. Rezeki dari Allah SWT, yakinlah anak yang bersekolah sudah ada rezekinya dari Allah SWT. Karena itu, mari kita dorong anak-anak kita untuk sekolah,” tegasnya. Sebagai orangtua, kata Fauzan, tugasnya adalah membiayai anak-anak untuk menempuh pendidikan sebagai bekal masa depan. Selain itu, oranguta wajib memberikan kenyamanan bagi anak unuk belajar. “Buat lingkungan rumah yang nyaman bagi anak untuk belajar. Jangan bertengkar, karena kalau orangtua bertengkar, ini bisa membuat anak tidak nyaman belajar,” katanya. Fauzan, dalam kesempatan ini mengajak masyarakat untuk terus menimba ilmu sampai akhir hayat (long life learning) sebagai landasan utama meraih kebahagiaan dunia akhirat
Share:

Sosialisasi 4 Pilar, H. Fauzan Khalid Ajak Warga Perkuat Solidaritas dan Lestarikan Budaya Lokal

Lombok Barat, 17 Maret 2026 – Anggota Komisi II DPR RI, H. Fauzan Khalid, menggelar acara Sosialisasi Empat Pilar di Desa Montong Are, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa (17/3/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan warga setempat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjawab tantangan sosial di tingkat akar rumput.

 

Dalam sambutannya, H. Fauzan Khalid menekankan dua pesan utama yang relevan dengan kondisi masyarakat pedesaan saat ini. Pertama, ia mengajak seluruh warga Montong Are untuk terus memperkuat solidaritas antar sesama. Menurutnya, kerukunan dan gotong royong adalah benteng utama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial, termasuk potensi perpecahan akibat perbedaan pilihan atau pengaruh budaya asing.

"Kekuatan sebuah bangsa dimulai dari kekuatan tetangga. Jaga silaturahmi, bantu-membantu dalam kesulitan, dan jangan biarkan perbedaan kecil merusak persaudaraan yang sudah lama terjalin," ujar H. Fauzan di hadapan peserta.

Foto : Sosialisasi 4 pilar MPR RI

 Pesan kedua yang disampaikan politisi Fraksi Partai NasDem ini adalah ajakan untuk melestarikan budaya lokal. Ia mengingatkan bahwa Montong Are memiliki kekayaan adat dan tradisi yang menjadi identitas serta warisan leluhur. Di tengah arus globalisasi, pelestarian budaya lokal seperti kesenian gendang beleq, tradisi begibung (makan bersama), dan penggunaan bahasa daerah harus terus digelorakan oleh generasi muda.

"Jangan sampai anak cucu kita tidak tahu tarian atau lagu daerahnya sendiri. Lestarikan budaya lokal bukan berarti menolak kemajuan, tapi memastikan jati diri kita tidak hilang ditelan zaman," tegasnya.

 

Sosialisasi Empat Pilar yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Warga terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana menjaga kerukunan antarumat beragama dan antaretnis di wilayah pesisir Lombok Barat.

Di akhir acara, H. Fauzan Khalid berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara rutin. "Dengan paham Empat Pilar yang kuat, solidaritas yang erat, dan budaya yang lestari, Montong Are akan menjadi desa yang tidak hanya maju, tetapi juga berkarakter," pungkasnya.

 

Share:

Sosialisasi 4 Pilar, Fauzan Tekankan Peran Guru dan Pendidik dalam Penguatan Karakter Pancasila

 

Lombok Barat –  “Peran guru tidak pernah bisa diabaikan dalam proses Pendidikan. Guru adalah pengukir sejarah kedua setelah orang tua”, pernyataan kuat ini disampaikan legislator Fauzan Khalid dalam Sosialisasi 4 Pilar yang diselenggarakan di SMAN 1 Gunung Sari, Lombok Barat pada Ahad (8/2). H. Fauzan Khalid menyampaikan juga bahwa masa depan bangsa, negara dan keluarga tergantung Pendidikan. Oleh karena itu seorang guru diharapkan mengerti arti penting penanaman nilai-nilai Pancasila dalam setiap proses pengajaran.

 

Setelah rutin menggelar audiensi dengan anak-anak sekolah, Sosialisasi 4 Pilar kali ini ganti menyasar kalangan guru dan pendidik di Lombok Barat. Pada kesempatan tersebut ia juga  menekankan bahwa penguatan nilai-nilai kebangsaan perlu ditanamkan sejak anak masih berada pada tahap pendidikan usia dini. Menurutnya, pendidikan moral yang berlandaskan Pancasila akan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

 Ia menjelaskan, empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami dan dikenalkan kepada anak-anak melalui metode yang sesuai dengan dunia mereka.Rf.

Share:

Sosialisasi 4 Pilar, HFK: Pancasila dirancang Bung Karno di Desa Pesisir

Lombok - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H. Fauzan Khalid kembali melaksanakan tugas konstitusionalnya dengan menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme di Desa Montong Are, Kec. Kediri, Lombok Barat pada Ahad (8/2).

 

Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari warga masyarakat umum, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda Desa Montong Are dan sekitarnya. Dalam sambutannya, H. Fauzan Khalid menyampaikan pentingnya peran unsur masyaraat desa dalam penguatan pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

“Pancasila dulu dikonsep oleh Bung Karno di sebuah desa pesisir di Ende, Flores, NTT. Artinya Pancasila selaras dengan kehidupan masyarakat indogen nusantara”, ujar Fauzan. Menurutnya, Pancasila bukan cangkokan dari pikiran yang asing dengan jiwa dan keseharian bangsa Indonesia. Sehingga Pancasila

 

Dalam setiap kegiatan, HFK selalu menggelar sesi diskusi interaktif di mana peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam konteks lokal desa. H. Fauzan Khalid menanggapi setiap pertanyaan dengan jawaban yang bersifat praktis tentang  bagaimana prinsip-prinsip Empat Pilar dapat diterapkan, mulai dari musyawarah mufakat hingga toleransi antarumat beragama.- Rf

 

 

Share:

HUT KE - 7, Yayasan Baburrahman mengusung tema Tujuh Tahun Bertumbuh, Berkarakter dan Terus Melaju!

Ombe Baru, 25 Januari 2026 - Yayasan Baburrahman mengadakan acara Harlah atau Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke -7 pada hari Ahad , 25 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan depan Asrama Putri Yayasan Baburrahman. dengan mengusung tema " Tujuh tahun bertumbuh, berkarakter dan terus melaju, yayasan Baburahman optimis untuk terus mengepakkan sayap sayapnya dalam segala bidang dengan tetap berpedoman pada pondasi yang berkarakter,serta menumbuhkan bidang bidang baru kedepannya. tema yang di usung dengan terus bertumbuh, menandakan bahwa tahun ini ada bidang baru yang tumbuh, yakni lahirnya bidang pendidikan SMK Plus yang ada di yayasan Baburrahman.    

Istimewa: moment pemotongan tumpeng dalam Acara HUT Baburrahman
 Acara HUT ini dimulai pada pukul 10.00 WITA. Kegiatan dibuka dengan berbagai penampilan dari para siswa, seperti tari tradisional dan penampilan musik hadroh dari SMP IT Baburrahman. dan dilanjutkan ke acara initi dengan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Baburrahman. Adapun rangkaian acara yang diselenggarakan sebelum hari puncak tanggal 25 Januari ini, diadakan berbagai macam rangkaian kegiatan dalam semarak HUT Baburrahman ke -7,kegiatan ini berlangsung selama 7 hari sebelum hari puncak. adapun lomba yg diadakan sebelum hari puncak perayaan seperti badminton cup Baburrahman bersama siswa dan siswi SMP IT Baburrahman,dilanjutkan dengan acara donor darah yang diselenggarakan di asrama Yayasan baburrahman dengan melibatkan juga warga Desa Ombe Baru sebagai peserta. 

Dalam sambutannya, Ustadz Shopan sofyan selaku Ketua Yayasan Baburrahman menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan silaturahmi sesama.Baik antar pengurus, antar siswa, antar alumni dan bahkan dengan Warga. Selain itu, acara ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Yayasan Baburrahman yang telah berdiri sejak tahun 2019 hingga 2026. Puncak acara berlangsung haru saat diadakannya pemotongan tumpeng bersama Pengurus dan guru- guru yang ada di SMP IT Baburrahman serta SMK Plus Baburrahman. Acara HUT yang ke - 7 ini juga dirangkai dengan santunan Anak Yatim dan piatu se Desa Ombe Baru. pembagian sembako kepada anak yatim dan piatu tahun ini berjuml;ah 86 anak asuh . dengan adanya kegiatan yang sangat sakral ini, semoga Yayasan Baburrahman semakin maju ke depannya dan semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT.*anja

Share:

Kloter Pertama Jamaah Calon Haji (JCH) 2025 asal Lombok Barat diberangkatkan

 


Mataram: pada hari ini (Kamis,01 Mei 2025) Kloter pertama jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi memasuki Asrama Haji Embarkasi Lombok, kloter ini tiba menggunakan sembilan armada bus dan berisi  Sebanyak 384 jamaah yang tergabung dalam dan disambut secara resmi di Aula Bir Ali 2.

sebelumnya calon jaaah haji kloter pertama lombok barat ini, telah diadakan acara pelepasan keberangkatan di Bencingah Agung Pemda Lombok Barat pukul 02.00 Wita dini hari dan dilepas langsung oleh Bupati Lombok Barat LAZ beserta unsur forkopimda, di lokasi yang berbeda (Asrama Haji Lombok) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Zamroni Aziz, hadir langsung bersama Plt Asrama Haji Embarkasi Lombok dan jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk menyambut kedatangan para jamaah. di Aula Bir Ali 2.

pada saat sambutan, Zamroni Aziz menyampaikan jumlah peserta pada kloter pertama ini. “Kloter pertama ini terdiri dari 209 jamaah laki-laki dan 175 perempuan. Jamaah termuda berusia 21 tahun atas nama Ahmad Aripin Mansyur asal Lembar, sementara yang tertua berusia 90 tahun,” ungkap Zamroni, Kamis (1/5/2025). dan tercatat, sebanyak 92 jamaah masuk kategori lanjut usia (lansia). Sementara lima orang jamaah lainnya menggunakan kursi roda, masing-masing berasal dari Sekotong, Gerung, Narmada, dan Lingsar. Jamaah haji kloter pertama ini berasal dari sembilan kecamatan di Lombok Barat, dengan rincian: Gerung (54 orang), Gunung Sari (20), Kediri (31), Kuripan (16), Labuapi (69), Lembar (31), Lingsar (56), Narmada (80), dan Sekotong (27).

Sebanyak delapan petugas turut diberangkatkan, terdiri dari Ketua Kloter (TPHI), Pembimbing Ibadah (TPIHI), dua tenaga kesehatan (TKHI), tiga petugas haji daerah (PHD), dan satu perwakilan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Sesuai jadwal, jamaah akan bermalam di Asrama Haji dan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Jumat, 2 Mei 2025 pukul 01.50 WITA melalui Bandara Internasional Lombok (LOP). Penerbangan akan menggunakan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA5101 dengan pesawat Boeing 777-300ER menuju Madinah.

Share:

Join with us

AYO DAFTAR..!!

AYO DAFTAR!

SMPIT BABURRAHMAN

AYO DAFTAR!

LOWONGAN KERJA

Senggigi Sunset Jaz

Popular Posts

Recent Posts